MENTAL HEALTH FOR GEN Z

    Pada masa sekarang ini banyak anak muda terkhususnya generasi Z mengalami depresi dan juga stress. Adapun yang dimaksud dengan generasi z ini menurut Taylor & Keeter (2010) adalah anak-anak muda yang lahir pada tahun 1993-2005. Stress yang dialami banyak anak muda disebabkan oleh banyak hal, seperti broken home, dikucilkan oleh lingkungan dan teman-teman, bullying, dan lain sebagainya. Kesehatan mental yang dialami oleh para remaja ini dapat juga disebabkan karena sedang dalam masa pertumbuhan (pubertas). Jika tidak diawasi masalah kesehatan mental yang dialami oleh para remaja bisa memicu depresi dan stres berat hingga dapat menimbulkan keinginan untuk bunuh diri.


         Kesehatan mental di pengaruhi oleh beberapa hal dalam kehidupan remaja yang menimbulkan dampak besar dalam kepribadian dan perilaku, hal tersebut dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan dan faktor keluarga. Kesehatan mental juga bisa mengakibatkan trauma yang berkepanjangan,dan bahkan antisosial.


Beberapa contoh gangguan mental yang dialami oleh remaja di kehidupan sehari hari dapat berupa sebagai berikut:

- Di jaman yang sudah canggih ini,jaman millenial banyak remaja yang mental nya sudah rusak akibat alat teknologi,hal ini lah yang mengakibat kan sistem saraf dan otak rusak akibat radiasi dari alat elektronik.


- Dan ada juga remaja yang mengalami gangguan mental karena lampiasan dari orang tua,dan terkadang orang tua tidak bisa memahami sepenuh nya tentang keadaan dan kondisi  yang dialami seorang anak,dan itu lah yang membuat seorang anak menjadi anak yang keras kepala dan membantah kepada orang tua nya   


- Gangguan mental juga dapat diakibat kan oleh halusinasi,tidak sedikit remaja yang senang berhalusinasi bahkan mereka berpikir dunia halu dan nyata itu sejalan dalam kehidupan mereka. 


- Terlalu overthinking dengan masa depan yaitu terlalu memikirkan kedepannya gimana dan merasa tidak percaya diri dengan diri sendiri. 


          Orang tua juga sangat penting perannya dalam membantu menjaga kesehatan mental seorang anak,dalam hal ini seorang anak akan membagi pikirannya kepada orang yang mereka sayangi dan itu bisa mengurangi sedikit beban yang mereka rasakan, dan selama masa itu orang tua yang paling berperan penting mengarahkan dan membimbing mereka.


        Gejala gangguan mental yang dialami seorang remaja dapat diawali dengan beberapa hal di berikut ini


 >  Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi terhadap sesuatu,baik itu dalam hal belajar atau dalam hal lainnya


>   Ketidakmampuan dalam mengatasi stress atau masalah kehidupan sehari hari,baik itu dari lingkungan maupun dari keluarga.


>     Menarik diri dari banyak orang dan kehidupan sehari hari biasanya ini di sebut anti sosial.Dan terlalu merasa khawatir dan ketakutan serta di selingi dengan perasaan yang selalu merasa bersalah.


          Gangguan kesehatan dapat diatasi dengan hal berikut ini:


Ø  Melakukan hobii,baik itu hangout bareng teman mau pun membaca sebuah novel 


Ø  Menjaga suasana hati terlebih dahulu,jikalau kita bangun pagi awali dengan senyuman dan ucapan selamat pagi untuk diri sendiri


Ø  Jangan terlalu memikir kan apa yang sedang terjadi,semua nya pasti bakal berlalu juga.


Ø  Dan pasti nya selalu mengucap syukur dalam setiap keadaan yang ada.


        Apabila kesehatan mental seseorang rusak kepribadian dan sifatnya akan bertolak belakang dari sifat dari sebelumnya dan itu sangat sulit untuk di perbaiki kalau bukan dari diri mereka sendiri, orang lain bahkan psikiater hanya bisa membantu dalam mengatasi dan mencegah agar tidak menjadi parah, semua tergantung niat dan usaha mereka untuk bangkit dan mau berusaha untuk sembuh dan menerima diri sendiri. Kunci kesehatan mental adalah mencintai diri sendiri dan membuat komitmen bagaimana kita menjalani kehidupan,dan menanggapi sebuah permasalahan itu dari dalam diri sendiri. Kesehatan mental penting bagi remaja di jaman millenial yang menuntut banyak hal dan beradaptasi.

Komentar